Cara Mengatasi Mata Kodok Pada Selada Hidroponik

Mata Kodok Selada

Membudidayakan tanaman hidroponik tidaklah mudah. Tak jarang petani muda yang baru terjun ke dunia hidroponik mengalami kegagalan ketika masa penen tiba. Salah satu faktor yang mengakibatkan kegagalan tersebut adalah keberadaan penyakit atau hama yang acapkali menyerang tanaman setiap saat.

Sayuran selada sendiri termasuk jenis tanaman yang kerap didatangi oleh hama. Entah itu dilahap oleh serangga maupun adanya bercak-bercak hitam pada daunnya. Bercak-bercak hitam itulah dikenal dengan sebutan mata kodok.

Penyakit mata kodok tentu berbahaya bagi sayuran selada jika tidak diatasi dengan baik. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tentang cara mengatasi mata kodok pada selada hidroponik.

Untuk memahami lebih dalam tentang pencegahannya, berikut penjelasan kami di bawah ini.

Apa itu penyakit mata kodok pada selada hidroponik?

Penyakit mata kodok adalah penyakit yang biasanya disebabkan karena instalisasi green house yang tidak memadai. Sehingga munculah jamur cercospora sp.

Penyakit ini ditandai dengan adanya bercak hitam pada daun selada. Bercak tersebut bentuknya bulat dengan lingkaran yang agak konsentris.

Beberapa sumber mengatakan bahwa penyakit mata kodok biasanya terjadi pengembangan akibat kondisi kelembapan di sekitar sayuran selada yang terlalu tinggi. Artinya, saat menanam selada, kadar airnya terlalu kebanyakan.

Bercak-bercak hitam pada daun selada jika terus membesar bakal bergabung menjadi satu. Daun selada yang sudah terkena penyakit mata kodok ini di tepi daunnya akan menjadi tidak rata, bergerigi, kemudian daun menjadi berlubang. Sebab, bercak-bercak itu pada akhirnya bakal mengering dan kemudian jatuh.

Intinya, apabila serangan penyakit ini menyerang terus, daun selada pun akan menguning dan kering. Kalau sudah terjadi seperti itu, maka akan sangat merugikan nantinya.

Cara mengatasi mata kodok pada selada hidroponik

Di bawah ini adalah proses dalam mengatasi penyakit mata kodok. Berikut di antaranya:
  1. Kuras tandon penampungan minimal sebulan sekali
  2. Bersihkan dan keringkan peralon minimal selama 24 jam setelah Anda panen
  3. Lakukan penyemprotan fungisida pada tanaman selada hidroponik Anda. Utamakan penyemprotan ditujukan pada bibit selada yang masih kecil
  4. Penyemprotan harus menyeluruh sampai ke bagian atas instalasi
  5. Penyemprotan awal mesti dilakukan setiap dua hari sekali dan lakukan lah pada pagi hari. Dengan demikian, jamur cercospora sp akan mulai berkurang
  6. Berikan juga Calsium Nitrat. Ini adalah jenis kalsium yang dapat membantu tanaman agar tidak tertular dan tidak terinfeksi kembali
  7. Berikan jamur Tricoderma untuk mengatasi mata kodok sehingga daun yang sudah terinfeksi menjadi mati dan tidak mudah tersebar

Pencegahan lain yang wajib Anda lakukan

  • Potong daun selada yang sudah terkena penyakit mata kodok. Hal ini ditujukan untuk mencegah penularan daun selada yang sudah terserang ke daun selada yang masih aman. Jadi, musnahkan saja semua daun selada yang sudah kena penyakit tersebut
  • Bersihkan kebun selada hidroponik Anda dengan benar
  • Atur jarak tanam selada sehingga tidak terlalu rapat. Dengan demikian maka dapat menurunkan kelembapan udara di sekitar tanaman
  • Ganti air tandon Anda dan kuras terus. Lakukanlah sterilisasi pada instalas untuk pencegahan datangnya penyakit mata kodok ini pada musim penanaman yang berikutnya

Ciri-ciri daun selada yang sudah terkena penyakit mata kodok

  1. Daun selada sudah kelihatan adanya bercak-bercak coklat kehitaman yang berbentuk bulat. Ukuran bercak lebih dari 0.5 cm.
  2. Pusat bercak pada daun biasanya berwarna pucat hingga putih.
  3. Apabila daun selada Anda sudah mengalami serangan penyakit mata kodok, maka daun selada biasanya akan mati dan kemudian gugur.
-

Barangkali itu saja cara mengatasi mata kodok pada selada hidroponik. Baca juga artikel kami yang lainnya tentang: cara merawat selada agar tetap segar.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Article,Hidroponik,Selada