5 Langkah Mudah Membudidayakan Selada Hidroponik Sistem Wick

Langkah membudidayakan Hidroponik Sistem Wick

Sejauh ini, selada merupakan salah satu sayuran yang cukup banyak dikonsumsi. Hal inilah yang menyebabkan permintaan pasar cukup tinggi juga. Dan wajar selada banyak peminatnya karena sayuran ini mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Hampir semua jenis selada memiliki manfaat, termasuk pada selada hidroponik. Selada sendiri dapat dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik NFT, drip sistem, dan sistem wick.

Nah, salah satu sistem yang dapat diandalkan untuk menanam selada hidroponik yaitu sistem wick. Ini merupakan sistem membudidayakan selada untuk orang yang hanya sekadar hobi menanam saja, tidak untuk diperjualbelikan.
Oleh karena itu, kami tertarik ingin membahas tentang langkah membudidayakan selada hidroponok sistem wick. Untuk memahami lebih detail mengenai sistem wick dan apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan, silakan simak ulasan kami berikut ini:

Apa itu sistem wick dalam membudidayakan selada hidroponik?

Perlu diketahui bahwa tanaman selada yang dibudidayakan menggunakan sistem wick memiliki banyak keunggulan, seperti panen dapat lebih cepat, akarnya akan lebih bersih, kemudian tanaman memiliki tekstur halus, dan juga renyah saat dikonsumsi.

Sistem wick sendiri merupakan sistem yang dianggap paling mudah dalam menanam sayuran hidroponik. Selain mudah, biaya yang dikeluarkan pun lebih terjangkau dan dapat memanfaatkan barang-barang di sekitar kita. Selain itu, sistem wick tidak memerlukan listrik sehingga akan menghasilkan tanaman yang lebih sehat.

Akan tetapi di balik keunggulan sistem wick, sistem ini juga memiliki kekurangan. Salah satunya, rendahnya kandungan oksigen yang terlarut dalam larutan nutrisi. Sehingga, jika dibandingkan dengan sistem NFT, sitem wick masih kalah cepat dalam percepatan pertumbuhan tanaman.

Langkah-langkah membudidayakan selada hidroponik sistem wick

1. Menyiapkan alat dan bahan-bahan yang diperlukan

Menyiapkan alat dan bahan merupakan bagian awal untuk membudidayakan tanaman. Alat yang harus dipersiapkan dalam sistem wick di antaranya:
  1. pH meter
  2. Netpot
  3. Kain flanel
  4. Impraboard
  5. Bak nutrisi
  6. Bor listrik
  7. Gunting
  8. Gergaji
  9. Nampan semai
  10. Tusuk gigi
  11. Ggelas ukur

Bahan-bahan:

  1. Nutris AB Mix sayuran daun
  2. Benih selada hidroponik
  3. Air dan rockwool
Setelah semuanya disiapkan, Anda dapat memotong impraboard terlebih dahulu dan melubanginya dengan bor listrik.

2. Memilih media tanam yang diinginkan

Media tanam berguna sebagai tempat menaruh benih, bibit, dan tanaman yang tumbuh kembang. Media tanam khusus sayuran selada, cukup satu saja. Mulai dari semai hingga panen.

Media yang kami rekomendasikan adalah rockwool. Rockwool ialah media tanam yang cukup berkualitas guna menyimpan dan menyerap air. Harga rockwool sendiri lumayan terjangkau dan mudah untuk Anda dapatkan.

Jadi, silakan siapkan media tanam rockwool.

3. Lakukan persemaian dengan baik

Persemaian selada dapat Anda mulai dengan menentukam benih yang sehat, unggul, dan juga tahan terhadap penyakit, terutama penyakit mata kodok.

Benih selada dapat Anda semai pada pagi atau sore hari. Proses menyemai cukup diberi air secukupnya saja dan perlu dijaga kelembabannya.

Sebaiknya juga, persemaian diletakkan di tempat yang memiliki cahaya. Lalu hindari meletakkannya di tempat yang gelap.

4. Lakukan pindah tanam

Langkah atau cara menanam selada hidroponik sistem wick yang selanjutnya adalah pindah tanam. Ini merupakan proses persemaian bibit yang dipindahkan ke sistem utama untuk mendapatkan kebutuhan unsur hara pada tanaman.

Umur pindah tanam pada bibit selada berkisar antara 8 sampai 12 hari. Pindah tanam dapat Anda lakukan dengan cara memindahkan bibit dari semaian ke dalam netpot yang sudah Anda beri kain flanel.

Jarak tanam paling ideal untuk bibit selada ada di kisaran 20 cm per tanaman. Usai itu, taruh selada di tempat yang cukup terkena sinar matahari.

5. Pemberian nutrisi

Pemberian nutrisi adalah langkah terakhir yang paling penting dalam sistem wick. Sebab, nutrisi berfungsi sebagai penyuplai kebutuhan tanaman. Nutrisi yang diperlukan pada sayuran selada yaitu AB Mix sayuran daun.

Nutrisi AB mix dapat Anda aplikasikan ketika tanaman selada pindah tanam. Selain memberikan nutrisi, Anda wajib juga melalukan pengecekan nutrisi. Cek nutrisi ini untuk mendapatkan kesesuaian unsur hara.

Cek nutrisi dapat memakai TDS Meter untuk menghasilkan nilai keakuratan. Kondisi nutrisi harus selalu dicek atau diaduk. Hal ini ditujukan untuk menghindari pengendapan nutrisi.

Seteleh diberi nutsri, Anda hanya perlu memelihara tumbuhan selada dengan baik, lalu nanti lihat saja hasil tanam yang Anda lakukan setalah berumur 25-35 hari.

-  

Barangkali itu saja langkah-langkah memudidayakan selada hidroponik sistem wick. Selamat membudidayakan tanaman selada!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Article,Hidroponik,Selada